Categories: EKONOMI

Harga Bawang Merah Dibayangi Cuaca Buruk, Sumut Dibanjiri Beras Dari Aceh Dan Sulsel

MEDAN (STARMEDIA.id) – Harga bawang merah di pasar induk tuntungan terpantau bergerak liar. Harga bawang merah ditransaksikan dalam rentang 30 hingga 35 ribu per kg nya. Harga bawang merah yang bergerak liar tersebut dipicu oleh terganggunya proses distribus dari wilayah produsen bawang ke wilayah sumatera utara khususnya kota medan.

Sejauh ini, harga bawang merah juga masih terpantau stabil. Bawang merah adalah komoditas yang mampu bertahan lebih lama dibandingkan komoditas pangan lainnya.

Sehingga volatilitas yang tinggi dilevel pedagang besar, belum tentu akan langsung disesuaikan harganya di level pedagang pengecer. Berbeda dengan cabai yang memang volatilitasnya seragam dari pedagang besar ke konsumen, ucap Gunawan Benjamin Pengamat Ekonomi Sumut kepada StarMedia di Medan, Selasa (27/3/2024).

Dikatakannya, di kota medan harga bawang merah ditransaksikan dikisaran 33.500 hingga 38 ribu per Kg. harga bawang merah ditransaksikan stabil sejauh ini di level pengecer. Namun jika gejolak harga di tingkat pedagang besar nantinya berlangsung untuk waktu yang lama.

“Maka lambat laun harga bawang merah di level pedagang pengecer juga berpeluang mengalami kenaikan. Terlebih jika distribusi bawang merah yang sejauh ini dipicu oleh cuaca ekstrim seperti banjir, gelombang laut tinggi, curah hujan tinggi hingga kekeringan melanda sejumlah wilayah di tanah air, “jelas Gunawan.

Sementara itu, kota Medan mulai dibanjiri beras dari wilayah Aceh dan Sulawesi Selatan. Dengan varian harga 11 ribu hingga 12 ribu per Kg.

Musim panen dari sejumlah wilayah di luar Sumut berpeluang mendorong banyak pedagang besar untuk mendatangkan beras dari luar Sumut.

Sejauh ini harganya masih lebih rendah dibandingkan harga realisasi beras di Sumut, yang sejauh ini berkisar 13 hingga 15 ribu per Kg untuk kualitas beras medium.

Musim panen yang masih berlanjut di bulan april mendatang, memberikan peluang bahwa harga beras di wilayah Sumut akan relatif terjaga nantinya.

Ada peluang tidak mengalami kenaikan, meksipun harga gabah kering panen di Sumut bertahan dikisaran. Belum bisa dipastikan apakah nantinya harga beras yang masukd ari luar wilayah Sumut ini mampu menekan harga beras di Sumut, katanya.

Akan tetapi lanjutnya setidaknya harga beras tidak akan bergejolak untuk sementara waktu nanti. Namun sayangnya, beras tersebut masih lebih mahal dari harga pembelian beras pemerintah lewat bulog yang ditetapkan 9.950 per Kg nya. Sehingga Bulog masih kesulitan untuk menyerap beras dari petani lokal, pungkas Gunawan.(abi)

Abi

Recent Posts

BMM Perluas Manfaat untuk Keluarga Ojol Lewat Beasiswa dan Paket Kesehatan

MEDAN (STARMEDIA.ID) - Baitulmaal Muamalat (BMM), lembaga amil zakat nasional yang menjalankan program sosial dan…

7 hari ago

Perluas Akses Digital Goldenbird, Bluebird Kenalkan MyBluebird dan Web Reservation

JAKARTA (STARMEDIA.ID) -Masyarakat kini terbiasa mencari cara yang lebih cepat dan praktis dalam memenuhi berbagai…

1 bulan ago

Ratusan Siswa di Berastagi Diduga Keracunan Usai Santap Makanan Bergizi Gratis

KARO (STARMEDIA.ID) – Sejumlah siswa SMA Negeri 1 Berastagi dan Yayasan Bersama Berastagi, Kabupaten Karo,…

1 bulan ago

IHSG dan Rupiah Bergerak Terbatas, Harga Emas Alami Koreksi Teknikal

MEDAN (STARMEDIA.ID) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak terbatas…

1 bulan ago

Rayakan Semangat Kemerdekaan, The Reiz Suites Hadirkan Program Free Stay

MEDAN (STARMEDIA.ID) – Semangat kemerdekaan Indonesia mulai terasa di berbagai penjuru negeri. Memasuki Agustus yang…

1 bulan ago

Pelindo Multi Terminal Perkuat Kompetensi Masyarakat Belawan Lewat Pelatihan Vokasi

MEDAN (STARMEDIA.COM) - PT Pelindo Multi Terminal bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan…

2 bulan ago