Categories: EKONOMI

IHSG dan Rupiah Bergerak Terbatas, Harga Emas Alami Koreksi Teknikal

MEDAN (STARMEDIA.ID) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak terbatas pada perdagangan akhir pekan. Sementara itu, harga emas dunia mengalami koreksi teknikal seiring membaiknya sentimen pasar global.

Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Benjamin Gunawan, mengatakan pergerakan pasar keuangan domestik turut dipengaruhi rilis data ekonomi terbaru Amerika Serikat (AS), khususnya inflasi produsen atau Producer Price Index (PPI).

Menurutnya, PPI AS tercatat lebih rendah dibandingkan proyeksi pasar yang berada di kisaran 0,2 persen. Inflasi produsen AS bahkan nyaris tidak mengalami perubahan dan berada di sekitar 0 persen.

“Rilis data PPI AS memberikan gambaran bahwa perubahan harga relatif terjaga. Kondisi ini berpeluang meredam spekulasi terkait arah kebijakan moneter Bank Sentral AS yang bernada hawkish,” ujar Benjamin.

Di tengah kondisi tersebut, IHSG pada pembukaan perdagangan akhir pekan melemah ke level 6.296. Pelemahan IHSG terjadi ketika mayoritas bursa saham di kawasan Asia justru bergerak di zona hijau.

Benjamin menilai koreksi IHSG masih berkaitan dengan hasil tinjauan MSCI (Morgan Stanley Capital International) yang dinilai belum memberikan perubahan peringkat positif terhadap pasar saham Indonesia.

“Di akhir pekan ini IHSG berpeluang diperdagangkan dalam rentang 6.230 hingga 6.300,” katanya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terpantau menguat ke level Rp17.840 per dolar AS. Benjamin memperkirakan minimnya agenda ekonomi yang signifikan pada akhir pekan membuat pasar keuangan cenderung bergerak dalam rentang terbatas.

Menurutnya, sentimen geopolitik yang relatif tidak banyak mengalami perubahan juga belum menjadi ancaman signifikan bagi pasar keuangan domestik.

Di sisi lain, harga minyak mentah dunia masih bergerak stabil dengan kecenderungan melemah. Harga minyak jenis Brent berada di kisaran US$87 per barel.

Sementara harga emas dunia terpantau melemah ke level US$4.321 per troy ounce atau sekitar Rp2,49 juta per gram.

Benjamin mengatakan pelemahan harga emas terjadi di tengah membaiknya sentimen pasar global. Menurutnya, koreksi teknikal menjadi salah satu faktor utama yang mendorong penurunan harga emas saat ini.

“Emas mengalami koreksi di tengah sentimen pasar yang membaik. Koreksi teknikal menjadi pemicu utama pelemahan harga emas saat ini,” pungkasnya. (RED)

Admin

Share
Published by
Admin

Recent Posts

BMM Perluas Manfaat untuk Keluarga Ojol Lewat Beasiswa dan Paket Kesehatan

MEDAN (STARMEDIA.ID) - Baitulmaal Muamalat (BMM), lembaga amil zakat nasional yang menjalankan program sosial dan…

6 hari ago

Perluas Akses Digital Goldenbird, Bluebird Kenalkan MyBluebird dan Web Reservation

JAKARTA (STARMEDIA.ID) -Masyarakat kini terbiasa mencari cara yang lebih cepat dan praktis dalam memenuhi berbagai…

1 bulan ago

Ratusan Siswa di Berastagi Diduga Keracunan Usai Santap Makanan Bergizi Gratis

KARO (STARMEDIA.ID) – Sejumlah siswa SMA Negeri 1 Berastagi dan Yayasan Bersama Berastagi, Kabupaten Karo,…

1 bulan ago

Rayakan Semangat Kemerdekaan, The Reiz Suites Hadirkan Program Free Stay

MEDAN (STARMEDIA.ID) – Semangat kemerdekaan Indonesia mulai terasa di berbagai penjuru negeri. Memasuki Agustus yang…

1 bulan ago

Pelindo Multi Terminal Perkuat Kompetensi Masyarakat Belawan Lewat Pelatihan Vokasi

MEDAN (STARMEDIA.COM) - PT Pelindo Multi Terminal bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan…

2 bulan ago

Pertamina Patra Niaga dan Polda Sumut Perkuat Sinergi Jaga Kelancaran Distribusi BBM

MEDAN (STARMEDIA.ID.COM) – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) bersama Kepolisian Daerah Sumatera…

2 bulan ago