KESEHATAN

Selain Cabai Merah, Harga Komoditas Pangan di Sumut Berfluktuasi Belakangan Ini

1879
×

Selain Cabai Merah, Harga Komoditas Pangan di Sumut Berfluktuasi Belakangan Ini

Sebarkan artikel ini

MEDAN (STARMEDIA.id) – Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin mengungkapkan harga daging ayam alami penurunan dalam dua hari terkahir.

Berdasarkan hasil pemantauan melalui PIHPS (pusat informasi harga pangan strategis), harga daging ayam di kota medan turun dari posisi rata-rata 37.800 per Kg menjadi 36.500 per Kg.

“Penurtunan harga terbesar terjadi di pasar sukaramai, dimana harga daging ayam anjlok dari 38.500 menjadi 36.500 per Kg atau turun 2.000 per kg nya, ” ucapnya, Selasa (30/9) petang.

Selebihnya di pasar lain di kota medan alami penurunan 1.000 hingga 1.500 per Kg. Hal yang sama juga terjadi di pasar tradisional di deli Serdang. Harga daging ayam juga mulai turun sekitar 1.000 per Kg nya. Penurunan pada harga daging ayam menurut hemat saya masih berpeluang hingga 4.000 per Kg. Jika merunut ekspektasi supply (persediaan ayam hidup) yang saya hitung sebelumnya,kata Gunawan.

Gunawan menyebutkan masih mempertahankan proyeksi sebelumnya. Dimana harga daging ayam berpeluang turun di bulan Oktober 2025. Bisa jadi penurunan yang terjdi saat ini merupakan awal dari potensi koreksi harga kedepan. Sementara itu, harga cabai merah pada perdagangan hari ini kembali alami kenaikan. Dari sejauh yang saya amati, harga cabai merah ditransaksikan dalam rentang 75 ribu hingga 90 ribu per Kg, tambahnya.

Mengacu kepada PIHPS, lanjutmya harga cabai merah rata-rata di kota medan 88.100 per Kg. Dan harga yang paling mahal ada di pasar petisah mencapai 92.500 per Kg. Sementara di siantar hargta cabai merah juga ditransaksikan dikisaran 90 ribu per Kg. Diduga kuat harga bisa menyentuh 100 ribu per Kg di level perdagang pengecer (kedai sampah) di wilayah siantar, imbuh Gunawan.

Disusul kemudian harga telur ayam yang sudah merangkak naik, Dimana dari hasil pengamatan langsung harga telur ayam naik sekitar 100 rupiah per butir. Dari sebelumnya dijual dalam rentang 1.300 hingga 2.000 per butir di tanjung morawa, saat ini naik menjadi 1.400 hinga 2.100 per butirnya. Kenaikan harga telur ayam dipicu oleh kenaikan harga jagung yang saat ini ditransaksikan dikisaran 6.300 per Kg, dari posisi sekitar dua bulan lalu sebesar 4.700-an per Kg.

“Meski demikian harga telur ayam di kota medan justru alami penurunan. Mengacu PIHPS harga telur ayam di medan turun dari kisaran 29.300 (24/09) menjadi 28.700 per Kg saat ini. Gambaran ini menunjukan bahwa harga pangan masih berfluktuasi tidak menentu. Bisa dipicu oleh ketimpangan pasokan, belanja masyarakat yang tidak menentu, rantai pasok yang beragam yang memicu volatlitas harga,ungkapnya.

Selanjutnya dari hasil pengamatan langsung, harga beras terpantau alami penurunan. Di Deli Serdang harga beras turun sekitar 1.000 per Kg mekskipun tidak semua jenis beras alami penurunan. Dan untuk beras sebaiknya pemerintah berhati-hati, karena musim panen padi akan usai dalam waktu dekat. Untuk komoditas pangan lainnya terpantau stabil dengan fluktuasi yang ringan, tutup Gunawan. (Abi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *